Mourinho Minta Joao Felix Untuk Bertanggung Jawab Dengan Label Harganya

Wristbandsupplies.com  –  Pelatih asal Portugal yang kini menjadi pundit di Skysport mengungkapkan jika wonderkid timnas Portugal yakni Joao Felix harus bisa menghadapi tekanan publik Spanyol usai dirinya didatangkan dengan harga mahal oleh Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Joao Felix memang menjadi pemain yang begitu menonjol pada musim lalu terutama di ajang liga Portugal. Pemain berusia 19 tahun ini berhasil mencetak 20 dan 11 assist ketika membela Benfica musim lalu.

Dengan talenta super yang dimiliki Felix membuat Atletico Madrid langsung menyiapkan anggaran senilai 120 juta euro agar bisa mengamankan tanda tangan Felix. Buktinya mereka berhasil merekrut sang pemain pada musim ini.

Melihat bandrol yang begitu besar yang rela dikeluarkan oleh Atletico Madrid, membuat Mourinho ikut berkomentar. Dia memberikan saran jika Felix tidak bisa bersantai-santai karena klub asal Ibut Kota Madrid itu sudah memberikan kepercayaan kepada sang pemain dengan membayarnya begitu mahal.

”Dia memiliki tekanan yang besar karena harganya yang begitu besar. Klub sudah memberikan kepercayan kepada Joao.”

Mourinho yang merupakan senegara dengan Felix pun mengungkapkan jika publik Wanda Metrolitano sudah pasti memberikan sang gelandang tanggung jawab besar untuk menjadi yang terbaik. Dan hal itu tidak akan mudah untuk diterima oleh Felix.

”Saya merasakan jika Felix bisa menjadi pemain yang 18 tahun yang bisa keluar dari tanggung jawab. Namun dia tidak bisa seperti itu, ketika dia bergabung dia sudah harus menyadarinya jika tanggung jawab yang ia memiliki lebih besar ketimbang ketika ia masih di Benfica.”

Joao Felix sendiri memang memiliki tanggung jawab besar, namun ia berhasil memberikan kode kebahagian untuk Diego Simeone karena ia berhasil mencetak beberapa gol penting ketika membela Atletico Madrid pada tur pramusim. Ia bahkan sudah menborong 3 gol dari 6 pertandingan yang sudah dijalani oleh Los Rojiblanccos.

 

Christian Eriksen Gabung Real Madrid Januari Nanti?

Wristbandsupplies.com – Sudah bukan rahasia lagi jika keinginan Real Madrid untuk mencari pemain baru yang berposisi sebagai gelandang serang tidak ditertutup. Kabar teranyar bahkan menyebutkan mereka membuka besar untuk bisa merekrut Christian Eriksen dari Tottenham Hotspurs pada Januari 2020 mendatang.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh The Sun jika agen dari Christian Eriksen sudah mulai menjalin kontak dengan pihak Real Madrid untuk membahas transfer dari Christian Eriksen pada pekan ini. Mereka berharap jika Real Madrid memang ingin mendatangkan Eriksen pada bursa transfer musim dingin nanti.

Bebeberapa waktu yang lalu Chrisitian Eriksen sudah menegaskan jika dirinya ingin mencari petualangan baru. Ia bahkan bermimpi untuk bermain di Spanyol dengan klub seperti Barcelona dan juga Real Madrid. Nah, nama terakhir kabarnya begitu serius untuk mencari sosok pemain baru yang berposisi sebagai gelandang.

Sejak bursa transfer musim kemarin dibuka, Real Madrid gencar digosipkan akan membeli beberapa tambahan pemain baru yang bermain diposisi gelandang. Nama seperti Paul Pogba, Donny Van De Beek dan juga Bruno Fernandes kerap digosipkan akan hijrah ke Santiago Bernabue. Namun sayang langkah Real Madrid untuk mendatangkan nama- nama tersebut gagal terealisasikan sebab tidak ada satu pemain yang bergabung.

Kini keinginan Real Madrid untuk mendatangkan pemain baru yang bermain sebagai gelandang serang nampaknya akan segera terwujud. Dimana nama Christian Eriksen diberitakan sudah mulai sangat dekat untuk bergabung dengan Madrid.

Hazard : Saya Masih Tidak Percaya Bergabung Dengan Real Madrid dan Dilatih Zidane

Wristbandsupplies.com  – Pemain anyar Real Madrid, Eden Hazard mengatakan jika dirinya masih tidak percaya jika bisa bergabung dengan klub sekelas Loss Blanccos. Bagi Hazard bergabungnya dengan Real Madrid bagaikan mimpi yang telah terwujud selama ini.

Eden Hazard sendiri dibeli oleh Real Madrid dari Chelsea dengan harga mencapai 100 juta euro. Sebelum bergabung dengan Real Madrid, Hazard sudah mengabdi bersama Chelsea selama 7 musim. Tak ayal ia juga sudah mempersempahkan banyak trofi bergengsi, mulai dari dua trofi Premier League, empat trofi Piala FA, satu trofi Liga Eropa.

Dengan bergabungnya Hazard dengan raksasa Spanyol itu, membuat ia akan membuka bab baru dengan Real Madrid musim panas ini.  Dan sang pemain sendiri merasa sangat bahagia dengan keberhasilannya bergabung dengan Real Madrid karena mimpinya telah tercapai.

Hazard sendiri mengungkapkan kegembiraanya dengan bergabung dengan jawara terbanyak Liga Champions itu pada bursa transfer musim panas ini.

”Mimpi saya telah menjadi nyata, ketika saya masih belia saya bermimpi memakai seragam Real Madrid.” terang Hazard.

Dia juga menambahkan bagaimana ia menerima pinangan Hazard dengan mengungkapkan jika dirinya tidak bisa menolak tawaran untuk bergabung dengan El Real.

”Saat Real Madrid datang dan mengajak saya untuk bergabung saya tidak bisa menolaknya.”

”Ketika saya masih di Chelsea saya tidak bisa melupakan banyak hal disana. saya mendapatkan banyak hal . Namun ini merupakan petualangan baru untuk 7 tahun terakhir.”

Tidak hanya itu, Eden Hazard juga mengungkapkan seputar Zinedine Zidane yang merupakan idolanya sejak kecil. Ia tidak bisa membayangkan jika bisa dilatih oleh pelatih sekaliber Zidane yang telah menjadi idolanya sejak kecil.

”Poster Zidane ada dikamar saya ketika ia masih bermain sepak bola. Sekarang saya sudah dilatih olehnya.”

Bergabungnya Eden Hazard ke Real Madrid diyakini bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo yang telah pergi. Dan Hazard sendiri akan menggunakan nomor keramat Madrid yakni nomor 7 yang merupakan nomor sepenginggalan Cristiano Ronaldo.

Pep Guardiola Yakin Arteta Sudah Siap Untuk Melatih Klub

Wristbandsupplies.com – Manchester City nampaknya cepat atau lambat akan segera kehilangan sosok Pep Guardiola. Hal itu disampaikan Guardiola mengenai dirinya yang kemungkinan pergi dari Etihad dan sudah mendapatkan suksesor dirinya di City. Guardiola mengatakan jika sosok Mikel Arteta akan menjadi pelatih berikutnya The Cityzens andai ia memang hengkang dari Manchester City.

Nama Mikel Arteta memang sempat menjadi perbincangan ketika ia memutuskan bergabung dalam staff kepelatihan Pep Guardiola pada musim 2016 lalu. Dia bergabung dengan Pep yang resmi ditunjuk oleh Manchester City sebagai pelatih baru. Kala itu Arteta memutuskan pensiun dari sepak bola usai memperkuat Arsenal. Ia pun masih begitu muda yaitu 30 tahun ketika menjadi staff Pep Guardiola di Manchester City. Karier kepelatihan Arteta jelas masih benar-benar belumlah matang.

Sebenarnya sebelum Arteta pergi meninggalkan Arsenal untuk memutuskan bergabung dengan Manchester City. Ia memiliki kans yang besar untuk menggantikan sosok Arsene Wenger. Arteta dinilai sosok yang tepat untuk menjadi pelatih baru The Gunners. Namun manajemen Arsenal justru menolak untuk mempertahankan Arteta apalagi untuk memberikannya jabatan sebagai pelatih klub. Karena dia belum pernah menangani Arsenal yang pada saat itu tengah bermasalah.

Pada akhirnya Arsenal melepas Arteta dan satu musim kedepan mereka langsung resmi mempekerjakan sosok Unai Emery untuk menggantikan Arsene Wenger. Namun menurut Pep Guardiola sendiri yang merupakan rekan Arteta di Manchester City dalam kepelatihan klub. Ia beranggapan Arteta cepat atau lambat akan menangani sebuah klub besar. Bagi Guardiola Arteta telah siap untuk menjadi seorang pelatih dengan kualitas yang ia miliki.

”Mikel sudah memiliki pengalaman yang luar biasa dengan kualitas yang pernah ia mainkan. Saya pikir cepat atau lambat ia akan menangani sebuah klub besar. Dia memiliki etor kerja dan semangat tinggi untuk mengatur para pemain dilapangan. Dia juga bisa menangani para pemain dengan ego besar dan hal itu benar-benar dibutuhkan oleh seorang pelatih.” ujar Guardiola.

Van Dijk Memang Pantas Menangkan FIFA Ballon d’Or 2019

Wristbandsupplies.com – Keberhasilan bek Liverpool Virgil Van Dijk masuk dalam kategori pemenang FIFA Ballon d’Or 2019 sempat mengejutkan banyak orang. Namun kelayakan dari Van Dijk untuk memenangkan Ballon d’Or pada musim ini dinilai pantas menurut pandangan dari bek Real Madrid Sergio Ramos. Ramos merasa jika peluang pemain bertahan mendapatkan Ballon d’Or tidak sebesar 10 tahun terakhir mengingat Messi dan juga Ronaldo mendominasi.

Sudah bukan rahasia lagi jika Virgil Van Dijk merupakan sosok penting bagi Liverpool musim lalu. Ia menjadi pemain yang mampu memberikan ketenangan dilini pertahan The Reds. Dan membuat pasukan Jurgen Klopp begitu tenang dalam melakukan serangan dan tekanan ke area pertahanan lawan. Nah, Van Dijk sendiri berhasil membawa Liverpool menjuarai ajang Liga Champions 2018-2019. Tidak hanya itu ia juga membawa Liverpool finish diposisi Runner Up Premier League dan juga Runner Up ajanag UEFA Nations League.

Kontribusi dari Van Dijk pun berbuah berkah pada beberapa waktu yang lalu. Bek berusia 28 tahun ini sendiri sudah berhasil mendapatkan prestasi individual untuk dirinya seperti menjadi pemain terbaik Liga Premier Inggris musim lalu, dan juga pemain terbaik Liga Champions serta pemain terbaik UEFA 2019. Keberhasilan Van Dijk memenangkan banyak penghargaan tersebut pun mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pengamat. Mereka mengatakan jika pemain seperti Lionel Messi dan juga Cristiano Ronaldo jauh lebih layak untuk memenangkannya

Akan tetapi menurut penilain Sergio Ramos, jika Van Dijk memang layak untuk memenangkannya. Apalagi jika dia juga berhasil memenangkan FIFA Ballon d’Or 2019. Karena keberhasilan Van Dijk membantu Liverpool menjuarai ajang sih Kuping Besar musim lalu.

”Mungkin banyak yang merasa jika dia tidak pantas untuk mendapatkannya. Karena dia tidak mencetak banyak gol dan ia berposisi sebagai pemain bertahan. Tetapi menurut saya ia memang pantas untuk memenangkan trofi itu FIFA Ballon d’Or 2019. Karena dia berhasil membantu Liverpool menjuarai Liga Champions dan juga diberbagai ajang lainnya. Mungkin nama Messi dan Ronaldo lebih pantas karena mereka mencetak banyak gol. Tetapi peran pemain bertahan juga memiliki andil besar untuk kesuksesan sebuah tim.” Terang Sergio Ramos.

Fernando Llorente Resmi Kembali ke Serie A

Wristbandsupplies.com – Klub asal Serie A yaitu Napoli akhirnya berhasil mendatangkan pemain baru tambahan di menit-menit akhir penutupan bursa transfer. I Parteinopei berhasil mendaratkan mantan penyerang Juventus yakni Fernado Llorente. Sang penyerang berhasil didatangkan dengan status bebas transfer.

Seperti yang sudah diketahui jika Fernando Llorente pernah membela Juventus selama tiga musim lamanya. Ia menjadi andalan eks pelatih Juve, Antonio Conte untuk menjadi penyerang adalan Sih Nyonya Tua. Namun sang striker hanya bisa bertahan selama tiga musim karena dirinya tersingkir dengan kedatangan Mario Mandzukic kala itu. Llorente didatangkan Juventus pada musim 2013-2016 dari Atletic Bilbao dan pemain asal Spanyol didatangkan Juve dengan gratis.

Llorente juga sudah membela banyak klub eropa setelah meninggalkan Turin, tercatat ia pernah membela Sevilla semusim, lalu bergabung dengan Swansea City dan yang terakhir bermain untuk Tottenham Hotspurs. Bersama Tottenham ia bahkan berhasil membawa klub asal London tersebut menembus partai final Liga Champions musim lalu sayang mereka harus kalah melawan Liverpool. Nah, masa depan pemain berusia 34 tahun tersebut pun tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari klub sehingga ia tidak memiliki klub, dan kini kembali ke Italia untuk memperkuat Napoli.

Napoli sendiri sudah mengkonfirmasikan kedatangan Fernando Llorente, mereka meresmikan kedatangkan sang striker di akun Twitter mereka. Llorente sendiri selama bermain di Serie A dengan memperkuat Juventus ia total hanya membekukan 27 gol saja dengan 92 penampilan yang sudah di jalani ketika berkostum I Biancconerri.

Dan sekarang Fernando Llorente akan mencoba membantu Napoli untuk bisa menghancurkan mantan klubnya Juventus di Serie A musim ini. Akankah keberhasilan Llorente bersama Napolit meruntuhkan kedikdayaan Juventus di Serie A? Mari kita nantikan pertandingan Serie A musim ini.

Ole Gunnar Solskjaer : Pemain Terbaik Dunia Juga Bisa Gagal Eksekusi Penalti, Jadi Santai Saja

Wristbandsupplies.com – Machester United harus menelan kekalahan di ajang EPL pekan ke-3 melawan Crystal Palace di Old Trafford dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut membuat rekor bagus Setan Merah di Premier League harus pupus ditangan The Eagles. Yang menjadi sorotan adalah eksekusi penalti yang gagal dilakukan oleh Marcus Rashford. Sang pemain gagal menuntaskan hadiah penalti yang diberikan wasit. Padahal pertandingan sebelumnya ketika melawan Wolves Paul Pogba juga harus gagal memanfaatkan peluang penalti untuk meraih tiga poin.

Namun pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer langsung memberikan pembelaan kepada striker utamannya itu. Ia merasa semua pemain pernah gagal dalam mengesekusi 12 pass. Bahkan para pemain terbaik dunia juga pernah gagal dalam menuntaskan penalti.

Manchester United sendiri pada pertandingan tersebut tidak bermain buruk, mereka bahkan tampil menyerang dari babak pertama. Bahkan 30 tembakan mengarah ke gawang Crystal Palace. Sayang Crystal Palace berhasil bangkit di babak kedua dan melakukan serangan balik.  Pemain Crystal Palace yakni Andew Ayem berhasil mencatatkan skor untuk Palace pada menit ke-32 lalu MU sejatinya bisa menyamakan keunggulan pada menit ke-70 tetapi tendangan penalti yang dieksekusi Marcus Rashford harus membentur mistar gawang. Sementara mereka barus bisa menyimbangkan keunggulan lewat sepakan Daniel James pada menit ke-89. Sial bagi MU, menit ke 90+3 Crystal Palce justru menambahkan keunggulan lewat skema serangan balik dan Patrick van Aanholt berhasil menjembol gawang David De Gea. Skor pun 1-2 untuk kemenangan anak asuh Roy Hodgsoon.

”Saya pikir kami sudah bermain begitu bagus untuk menyerang dan menciptakan begitu banyak peluang. Sayang kami tidak beruntung termasuk penalti Marcus Rashford yang gagal menjadi gol. Saya pikir semua pemain pernah gagal dalam menendang penalti bahkan saya pernah gagal ketika saya masih bermain.”

”Marcus maupun Paul tetap bisa mencetak gol lagi dari penalti, saya mengatakan kepada mereka tidak perlu kecewa bahkan pemain terbaik dunia juga pernah gagal dalam tendangan penalti.” ungkap Ole Gunnar Solskjaer.

Munchen Ingin Pertahankan Gelar Bundesliga Yang ke-8

Wristbandsupplies.com –  Bayern Munchen sudah menjadi tim yang begitu familiar di ajang Bundesliga Jerman. Mereka sudah berhasil menjadi juara bertahan di kompetisi terbaik di Jerman tersebut. Kini ambisi Bayern Munchen tetap sama mereka ingin kembali menjuarai trofi Bundes Liga Jerman pada musim 2019-2020 dan harapan itu disampaikan oleh pelatih Nico Kovac.

Nah, pada pertandingan pertama dalam pembukaan Bundesliga 2019-2020,  Bayern akan menghadapi Herta Berlin demi bisa mengamankan tiga poin dalam pekan pertama. Dan pertandingan itu sendiri akan dimainkan pada tanggal 17 Agustus 2019 tepat dinihari dan Allianz Arena akan menjadi laga tersebut digelar.

Sementara pada pertandingan musim lalu, Bayern memiliki rekor yang cukup bagus berjumpa dengan Herta Berlin. Mereka berhasil mengalahkan mereka dengan skor tipis 1-0, dan gol tersebut disumbangkan oleh Javi Martinez sehingga membuat Munchen kokoh dipuncak klasmen musim lalu.

Nico Kovac juga mengatakan jika laga-laga pramusim Bayern Munchen tidak bisa menjadi pegangan bagaimana timnya bisa tampil sempurna di ajang Bundesliga. Karena laga pramusim lebih cendrung merupakan laga yang lebih santai seperti pertandingan sahabat.

”Laga Pramusim tidak bisa menjadi pegangan anda untuk menunjukan kualiotas tim saat ini. Kami akan bermain dilaga resmi bukan persahabatan dan banyak pertandingan yang akan menanti didepan.”ucap Nico Kovac.

Niko Kovac juga menyakini dengan skuatnya yang baru pada musim ini, ia begitu yakin jika Bayern Munchen masih bisa mempertahankan gelar musim 2019-2020 alias yang kedelapan beruntun pada musim ini.

”Itu sudah pasti kami jelas ingin memenangkan pertandingan melawan Herta, dan kami ingin mendapatkan banyak poin untuk menjadi juara nantinya.” terang Niko Kovac.

 

Ancelotti : Jika Neymar Kembali ke Barca, Itu Berbahaya

Wristbandsupplies.com – Rumour tentang terus bergulir, dan Barcelona menjadi target potensial untuk bintang asal Brasil itu usai ia tidak ingin bermain untuk PSG. Barcelona sendiri kabarnya sangat tertarik untuk mendatangkan Neymar, namun langkah Barca dinilai berpotensi menghancurkan klub dengan mendatangkan Neymar.

Neymar bergabung dengan PSG dengan biaya mencapai 222 juta euro dan meninggalkan Barcelona pada saat itu. Baru keluar dari Camp Nou selama dua musim Neymar diberitakan tidak menyukai manajemen PSG yang dinilai terlalu mencampuri hidupnya.

Bahkan petinggi PSG sudah berang dengan tingkah laku Neymar diluar lapangan, mereka menggap pemain berusia 27 tahun itu terlalu banyak gaya dan bak selebriti terkenal saja. Padahal pekerjanya bukan sebagai seorang seni peran melainkan atlet sepak bola.

Dengan melihat situasi Neymar, membuat Barcelona merasa mereka bisa mendapatkan tanda tangan mantan pemain mereka. Namun mantan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menilai saga transfer Neymar dapat menghancurkan Barcelona.

Menurut Ancelotti jika Neymar resmi bergabung kembali ke Barca, mereka akan kesulitan meracik para penyerang mereka dilini depan. Terutama dalam strategi.

”Akankan Neymar bergabung dengan Barcelona kembali? Jika hal itu terjadi akan sangat sulit bagi Ernesto untuk memberikan para penyerangnya jam bermain penuh. Harus ada pemain yang dikorban dalam racikannya.”

”Namun dia Valverde sudah memiliki pengalaman untuk mengatasi para penyerangnya. Ia cukup berhasil dimasa lalu dan ia bisa memberikan yang terbaik dalam startegi dengan pemainnya.”

Lebih lanjut Ancelotti menambahkan jika sebuah klub harus memiliki permainan tim jika tidak maka klub tersebut akan sulit berhasil.

”Terlepas bagaiman seorang pemain yang begitu hebat, jika dia tidak saling bekerja sama ia juga tidak akan mudah mencetak gol.”terang pelatih Napoli itu.

Marcos Rojo Jadi Tumbal Kedatangan Harry Maguire

Wristbandsupplies.com  –  Setelah kedatangan Harry Maguire dari Leicester City mencapai 80 juta poundsterling. Nampaknya MU juga akan melepas beberapa pemain bertahannya saat ini. Bahkan kini MU sudah memiliki 3 pasang bek tengah sehingga membuat MU haruas menumbalkan salah satu bek mereka guna membuat skuat mereka dilini pertahanan lebih ideal.

Pemain bertahan MU saat ini Victor Lindelof, Eric Bailly, Chris Smalling, Phil Jones, Axel Tuanzebe dan juga Marcos Rojo. Dengan begitu banyak stok pemain bertahan MU membuat beberapa pemain bertahan MU tidak tertarik untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini.

Salah satu pemain yang berpotensi untuk pergi meninggalkan klub adalah Marcos Rojo. Pemain timnas Argentina ini kemungkinan kecil akan bermain penuh dengan kehadiran Maguire. Apalagi ia juga memiliki riwayat cedera yang membuat hanya akan menghangatkan bangku cadangan saja musim ini.

Bahkan menurut laporan Dailly Mail jika Rojo sudah berbicara empat mata dengan manajer Ole Gunnar Solksjaer untuk potensinya pergi pada musim ini. Ia merasa akan sangat sulit mendapatkan jam bermain yang banyak dengan persaingan begitu ketat.

Kabarnya situasi Rojo membuat Everton tertarik untuk mendatangkannya. Bahkan manajer Everton Marco Silva sudah meminta manajemen The Thoffes untuk bernegosiasi dengan pihak Manchester United demi membahas masa depan Rojo.

MU sendiri jelas tidak keberatan melepas mantan pemain Sporting Lisbon ini, apalagi mereka sudah kedatangan Maguire yang jelas akan menjadi pemain utama Ole Gunnar. Namun pihak MU hanya akan melepas Rojo dengan bandrol mencapai 25 juta poundsterling karena sang pemain musim lalu baru meneken kontrak bersama klub.

Sanchez Melempem, Van Persie Sebut Mentalnya Bermasalah

Wristbandsupplies.com  – Penyerang MU, Alexis Sanchez memang sedang dalam masa-masa sulit bersama klubnya. Ketika memutuskan bergabung dengan United pada 2018 yang pemain asal Chile belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sanchez bahkan kerap duduk di bangku cadangan sehingga membuatnya kerap mendapatkan kritikan.

Rupanya situasi yang menimpa Sanchez mendapat perhatian dari eks bomber MU, yakni Robin Van Persie.  Van Persie yang pernah bermain bersama Arsenal mengungkapkan jika Sanchez tidak bahagia bermain untuk Manchester United dan ia tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Sanchez sendiri pada musim lalu tidak mampu menunjukan kemampuan terbaiknya. Ia tampil melempem dengan hanya mencetak lima gol sejak bergabung pada dua musim yang lalu. Dimana pada musim ini saja ia hanya mampu menyarankan lima gol dari total 45 penampilan yang sudah dijalaninya. Apalagi ia merupakan pemain bergaji paling tinggi di Old Trafford dan sang penyerang belum mampu membuktikan diri hingga sekarang.

”Saya melihat dia tidak bahagia, dia tidak mendapatkan kebahagian seperti ketika ia masih bermain untuk Arsenal.”

”Itu sangat normal, mentalnya sedang terpengaruh. Jika dia tidak memiliki kehabagian dan mentalnya ternganggu itu akan mempengaruhi kehidupan yang ia jalani.” tutur Persie.

Van Persie sendiri berhasil menunjukan kemampuannya ketika bergabung dengan MU pada musim 2012 hingga 2015. Sang penyerang berhasil menyarankan 58 gol dari 104 pertandingan yang sudah dijalaninya bersama MU.

”Jika seseorang merasa bahagia maka ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaikny bahkan sekitar 50 persen anda akan begitu fit.”

”Mental yang mempengaruhinya, ia harus mencari solusi akan hal itu.”

Pria asal Belanda yang pada musim lalu memutuskan pensiun dari ajang sepak bola pun menerangkan jika Sanchez bergabung dengan MU dalam keadaan yang tidak tepat.

”Dia bergabung dengan situasi yang tidak pas. Ada beberapa masalah disana. Dan jika anda tidak mampu mengubahnya anda akan menjadi masalah. United dalam beberapa tahun terakhir juga tidak bermain dalam sistem yang benar-benar menyerang jadi sudah pasti dia tidak akan bahagia akan hal itu.” ungkap pria berusia 36 tahun itu.

 

PSG Buat Bingung Masa Depan Neymar

Wristbandsupplies.com – Masa depan Neymar memang dinilai begitu membingungkan mengingat sang pemain yang sudah tidak ingin bermain bersama klubnya, sementara PSG enggan melepasnya. Bahkan raksasa asal Prancis itu dikabarkan tidak akan melepas bintang asal Brasil ini dikarenakan memberikan komersial yang begitu tinggi untuk klub.

Musim lalu sendiri Neymar dikabarkan kecewa dengan PSG karena mereka terlalu dini tersingkir di ajang Liga Champions. Melihat hal itu ia merasa PSG tidak bisa memenangkan gelar Sih Kuping Besar dikarenakan tidak memiliki sejarah untuk memenangkannya. Akan tetapi Neymar sendiri tidak bisa membantu klubnya terlalu banyak ia bahkan harus absen karena cedera yang membuatnya gagal membantu klubnya di ajang Liga Champions tidak hanya itu ia juga kerap terlibat pertengkaran dengan sesama pemain PSG.

Melihat tingkah laku Neymar sendiri petinggi PSG sendiri sudah muak dengan eks Barcelona itu karena membawa dampak buruk untuk klub yang bermarkas di Parc des Princes ini. Bahkan musim lalu Nasser Al-Khelaif menyindir terang-terangan di  media jika klubnya tidak membutuhkan pemain bak artis terkenal. Sehingga muncul wacana PSG siap untuk melepas Superstarnya tersebut.

Mendengar hal itu kabarnya membuat pemain berusia 28 tahun ini berang. Ia merasa dikhinati dan kecewa dengan sindiran yang dibuat oleh sang presiden. Sehingga meminta management PSG untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas ini.

Neymar sendiri sudah meminta agennya untuk mencoba membuatnya kembali kepada Barcelona yang merupakan mantan klub yang dia tinggalkan pada dua musim yang lalu. Dia bahkan sudah sempat mogok dalam tur pramusim kemarin meski pada akhirnya ia tetap bergabung bersama skuat Less Parisiens.

Kembali kepada kepindahannya ke Barcelona, kabarnya sang pemain sudah meminta management Barcelona untuk berbicara kepada PSG dan memberikan tawaran kepada klub asal Paris itu. Namun sayangnya sebelum melempar tawaran Barcelona sudah terlebih di tolak. Mereka tetap tidak ingin menjual Neymar kecuali Barcelona membayar bandrol sang pemain mencapai 300 juta euro.

Sontak hal tersebut membuat Barcelona langsung mengibarkan bendera putih untuk mendapatkan kembali mantan bintangnya itu melihat harga transfer sang pemain yang dinilai tidak masuk akal.  Namun beberapa waktu yang lalu PSG sendiri dikabarkan mengelar rapat untuk membahas masa depan Neymar, mereka akan menentukan nasib sang pemain sebelum tanggal 10 Agustus mendatang.